YOGYAKARTA (5/11/2003) – Untuk kesekian kalinya Gunung Merapi kembali meletus, kali ini letusannya lebih dahsyat jarak luncuran awan panasnya mencapai radius 15 km. Letusan yang terjadi sekitar pukul 01.00 Jumat dini hari (5/11/2010) mengakibatkan bertambahnya korban jiwa, sampai saat ini korban jiwa tercatat lebih dari 60 orang dan korban luka lebih dari 70 orang yang berada di RSUP Sardjito Yogyakarta, selain itu radius aman pun ditambah menjadi 20 km dari puncak Merapi.
Dari pertama kali meletus (24/10/2010) Gunung Merapi beberapa kali erupsi dengan durasi dan radius yang bervariasi. Erupsi dan abu vulkanik yang keluar dari Gunung merapi pada Rabu (3/11) pukul 11.11 WIB sampai Kamis (4/11) pukul 18.00 atau selama 30 jam mengundang tanda tanya para ahli vulkanologi. Kejadian ini di luar kebiasaan Merapi sebelumnya, sehingga kejadian ini di anggap misterius.
Menurut Tim monitoring Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, letusan awan panas mencapai ketinggian 3.000 meter dari puncak gunung. Kemudian suara gemuruh terdengar hingga radius di luar 15 km. Sedangkan jangkauan awan panas lebih jauh lagi dari hari sebelumnya, semula 9 km menjadi di luar 15 km.
Akibat letusan Gunung Merapi yang terjadi pada Jumat dini hari (5/11), hujan abu telah mencapai beberapa daerah di Jawa Barat di antaranya di wilayah Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, hingga ke wilayah Bandung. Kejadian seperti ini tidak bisa diprediksi kapan akan berakhirnya, karena kali ini Gunung Merapi meletus di luar kebiasaan sebelumnya.(pr)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar